Shoebox Project #5 with Love

30 Oktober 2010 yang lalu, shoebox project melaksanakan kegiatan yang ke 5, dan kegiatan ini untuk pertama kalinya saya ikuti, pertama kalinya sukarelawannya lebih banyak, pertama kalinya keluar kota, pertama kalinya kami bermalam 🙂

Bekerja bersama masyarakat dan anak-anak lingkungan sekitar yang menjadi korban gempa di Pengalengan Jawa Barat, kami mengecat meja kursi dan membuat dekorasi kelas sambil bersenang-senang.

Kegiatan ini tidak hanya menyisakan hasil yang mudah-mudahan bermanfaat bagi semuanya, tetapi juga menyisakan kenangan bertemu sahabat-sahabat baru yang menyenangkan.

Dari hal kecil yang kita perbuat memberikan tidak hanya rasa bahagia bagi yang menerima, tapi juga bagi yang memberikannya, itu sepenggal pesan yang dirasa dapat dari kegiatan shoebox project ke-5 ini.

Sampai ketemu dikegiatan shoebox project berikutnya 🙂

Advertisement

September

Banyak momen-momen bersama teman yang terasa begitu indah dibulan ini…

ketika tidak sabar untuk memberikan ucapan spesial kepada seorang sahabat,

ketika memulai awal-awal periode perkuliahan,

ketika pertama kali berkenalan dengan beberapa orang yang mengisi kehidupan saya yang baru ditempat itu,

ketika kembali memastikan lamarannya,

ketika momen keluarganya banyak yang terjadi dibulan ini,

ketika harus segera kembali dari negeri itu,

ketika memutuskan untuk memberikan kejutan besar bagi dua orang yang sulit sekali saya kejutkan dan saya berhasil,

ketika bertemu sahabat-sahabat Asia yang baru,

ketika harus siap-siap menyiapkan event besar kantor lama,

ketika bertemu lebaran Idul Fitri beberapa kali *waktunya mudik*,

ketika

ketika menyadari setiap lagu yang berhubungan dengan tema ‘September’ sangat banyak, ada yang sedih dan senang 😀

ketika sadar sebentar lagi akan bertemu libur lebaran 🙂

ketika membaca pesan di YM:

friend: Morning Putri
friend: How r u?
friend: Yep I remember d song
friend: 🙂
BUZZ!!!
me: 🙂
BUZZ!!!
friend: Hi
friend: 🙂
me: the car is safe
BUZZ!!!
me: huh
friend: What u mean?
me: car
friend: I dont hv car yet
me: play’ matthew
me: :))
friend:
me: ha ha ha ha
me: bye
me: ha ha ha ha ha ha ha ha

itu sepenggal obrolan dari seorang teman di Vietnam dengan seorang murid yang sangat cerdas yang diam-diam menggunakan id saya 😀

Ya, jadi awal bulan ini sungguh ceria!!! Selamat datang September 😀

Kepergian yang lain

Dini hari itu, dikejutkan dengan berita yang menginformasikan; kami kehilangan salah satu anggota keluarga besar, Bu De Mien kami pergi untuk selamanya, dan inilah kepergian yang kedua dalam keluarga kami, setelah Mbah Kung.

Bu De terlihat sehat, sedikit kurang prima karena beliau sudah tidak muda. Setelah memaksa untuk tetap pergi mengunjungi salah satu anaknya diluar negeri sana, dengan kondisinya tiba-tiba semakin menurun, Bu De pergi untuk selamanya.

Meninggalkan kami semua, ibu, suami, anak, cucu, adik, ponakan, teman dan seluruh handai taulan, untuk lebih dulu menikmati peluk kasih penciptaNya.

Selamat jalan Bu De…

nama poethree

*tibatibateringat*

Sebelum nikah, ada dua orang sahabat, satu perempuan dan satu laki-laki yang cukup atau bisa dibilang sangat dekat.

Khusus untuk sahabat laki-laki, memberikan beberapa kesan dalam kebersamaan dengannya, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Salah satunya adalah menuliskan nama poethree untuk beberapa hasil corat coretnya di file kuliah, sejak itu saya menjadikan nama itu sebagai banyak aktivitas terutama virtual.

Sahabat hidup saya banyak memberikan kesan, pesan dan pengalaman hidup yang berharga. Untuk kamu diluar sana, saya sudah memaafkan, semoga kamu bisa menjadi manusia yang lebih benar.

Doa Diam-Diam

Alhamdulillah, anak-anakku kali ini kalem-kalem, mudah-mudahan seterusnya ya nak…biasanya sih diawal-awal emang kalem, naah berikutnya itu yang bikin ‘olah raga’…tapi teteup menyenangkan dikelilingi anak-anak.

Kalau anak kami nanti kalem juga ga yaah…ada kok titisan darah kalemnya…hihihihihi…

Doakan doong, kami juga pengen niih, paling tidak dengan usaha dan doa, kami sudah melakukan yang terbaik, hasil akhir kan sudah ada yang menentukan 😉

*numpang* Selamat hari jadi ke-33 emak bapak!!

Ibu RT

Belajar menjadi ibu rumah tangga,hahahahaha kemaren-kemaren kemana aja…:) Ya, karena baru aja ngalamin dirumah selama 3 minggu setelah 5 tahun ini…not bad.

Ini juga belum bener-bener jadi ibu rt, krn sambil numpang dirumah orang…setelah semua selesai, mudah-mudahan bisa dicoba lagi deh jadi ibu rumah tangganya yang agak bener 🙂

Doakan saya!

Angka dobel!

Angka dobel, mudah-mudahan rejeki dobel juga…hari ini tepat hari jadi siKancil…sudah dewasa dia, sudah semakin tidak mengharapkan kado. Ditanya maunya apa pun, ia merasa sudah cukup dengan apa yang dimilikinya sekarang…duuuh Kancil, selain itu memang pernyataan baik, tapi kan agak nyusahin, semakin bingung kasih kado apa yang terbaik…

Hasilnya, setelah kado sudah diterima, eeeh Kancil ternyata pengen kado DVD Iron Maiden live in Germany…duuuh kalo dari awal kan jadinya ga sebanyak ini dapet kadonya….hahahaha namanya juga Kancil…suka lupa 😉

Tapi hidup bersamanya hampir sebelas tahun ini membuat sadar bahwa dirinya tidak pernah menjadi ‘lupa’, ia masih menjadi dirinya yang sama dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya, menjadi dirinya yang semakin mampu menunjukkan ‘gigi’nya *iniKancilatoKelincisiih*

Selamat ulang tahun, semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepadamu Ncil..

Setahun sudah!

Perjalanan saya menjadi guru sudah dilalui setahun ini…Cukup puas dengan kinerja saya walaupun dengan pengalaman yang minim, saya termasuk guru yang cukup baik. Pekerjaan ini terasa menyentuh saya, jiwa saya sepertinya ada disitu.

Yang saya akui ternyata saya tidak cukup lihai untuk kembali beradaptasi dengan situasi yang sama sekali baru dengan yang saya jalani selama ini, ada saja hal-hal yang tidak pas, yang membuat saya memaksa diri untuk tetap menjadi diri sendiri. Hasilnya, cukup baik.

Pada awalnya terasa terisi disatu sisi dan terasa kosong disisi yang lain, apakah memang selalu seperti itu ya, dimanapun pilihan yang kita ambil disitu pula resiko baru muncul, hanya berat tidaknya resiko tergantung bagaimana kita menanggapinya.

Sekarang disaat saya mulai merasa siap, ternyata saya dihadapi lagi dengan tantangan baru. Semoga saja ini bagian dari cara untuk meningkatkan kualitas diri saya, proses saya untuk kembali ‘sekolah’.

Pilihan Lain

Ketika kita berdoa untuk menjadi orang yang sabar dan kuat, kita diberikan banyak cobaan untuk melatih kesabaran dan kekuatan kita, banyak orang menyadari itu, tapi tiba-tiba menjadi lupa akan doanya sendiri…termasuk saya..

Ketika kita meminta petunjuk-petunjuk untuk meringankan langkah kita, kita tidak cukup peka untuk melihat petunjukNya…termasuk saya..

Ketika kita diberikan banyak pilihan, supaya kita bisa lebih menjadi manusia yang bertanggung jawab, yang kita pilih hanya yang menyamankan kita, bukan yang lebih meningkatkan keimanan kita…termasuk saya..

Ketika kita berjanji untuk mensyukuri apapun yang kita dapatkan, begitu hasilnya menyenangkan kita terlalu lupa untuk bersyukur dan terlalu sedih untuk bersyukur jika hasil tidak menyenangkan…termasuk saya..

Ketika kita menjadi sangat sombong karena yakin akan keputusan yang kita ambil kita menjadi lupa bahwa ada diriNya yang membantu kita untuk memilih…

Teeza

Pertama kali mendengar berita itu sudah beberapa jam berlalu dari kejadian, dan berita yang diterima kondisi kamu tidak terlalu parah. Saya kaget sekaligus langsung lega. Tapi saya langsung mencari-cari berita diinternet maupun tv, ternyata kejadian itu cukup menggemparkan.

Keesokkan harinya, berita yang diterima begitu menyakitkan, rasanya seperti ditinggal pergi, seperti disakiti dan ditinggalkan, saya tidak bisa berpikir jernih, tidak bisa berpikir positif, setiap saya berpikir hanya hasil memilukan yang keluar dari pikiran-pikiran saya.

Ketika kamu dan rekan kamu harus kehilangan salah satu dari anggota badannya, saya dan banyak orang lain tidak bisa berbuat banyak selain hanya doa.

Kecelakaan yang menimpa kamu dan rekanmu meninggalkan bekas yang cukup dalam buat banyak orang, kami semua disini berdoa untuk kesembuhan, dan sekalipun untuk yang terbaik yang Allah SWT akan pilihkan untukmu. Saya menyerah kepada Allah SWT, saya tidak lagi mampu mencari jalan keluar yang lebih baik untuk kamu, hanya tanganNya yang mampu mengatasi, itu akhir dari doa saya.

Hari ini, Jumat ini, Ia memutuskan untuk mengurangi kesakitanmu, dengan memanggilmu lebih cepat, Ia si Maha Pencemburu, cemburu melihat kamu ditangisi, didoakan, diperhatikan banyak orang, disayang banyak orang, Ia ingin memiliki kamu lagi untuk selamanya.

Kesedihan saya berkurang, mungkin kesedihan yang lain juga, bukan…bukan karena kami senang kamu pergi, bukan kami tidak mau ikut membantu kamu nanti…kami hanya bisa merasakan bahwa kamu memang akan lebih baik jika bersamaNya…Selamat jalan Teeza Ariaputra, kami selalu mendoakanmu…Terima kasih Ya Rabb, kami relakan ia bersamaMu, terima kasih Engkau menyadarkan kami lagi dan menunjukkan kebesaranMu melalui Teeza…