Berpuasa

Malam ini kita akan memulai beribadah sholat Tarawih, besok pagi dini hari acara Sahur juga  dimulai…Satu bulan ini kita sudah kembali berpuasa…Ramadhan telah hadir kembali. Semoga di Ramadhan di tahun ini kita semua bisa beribadah lebih baik.

Mungkin bagi beberapa orang bulan Ramadhan dijadikan titik awal memperbaiki ibadah dan memperbaiki tali silaturahmi. Apapun itu, niatannya tetap menjadi harapan baik bagi semua.

Selamat menjalankan ibadah puasa teman.

Advertisements

BOLA

Malam tadi untuk pertama kalinya saya nonton pertandingan sepak bola di GBK Senayan. Pertandingan final piala kemerdekaan Indonesia vs Libya.

Persiapannya cukup dadakan, dan berhubung hari ini adalah wiken terakhir sebelum puasa, dan hujan sempat membasahi dengan derasnya kota Jakarta, wal hasil sungguh maceet jalanannya. Belum lagi karena rencana dadakan itu, saya sempat keliling Jakarta, duuh…
Karena dadakan juga, kami tidak siap dengan uang yang dibawa. Setelah mengeluarkan selipan uang koin, berhasil lah kami membeli tiket seharga Rp.50.000, harapannya bisa nonton dengan tiket seharga Rp. 100.000, tapi apa boleh buat, kami kekurangan uang 🙂

Parkir dihotel mulia, dan masuk ke pintu V cukup panjang perjalanan hari ini.

Pertandingannya sendiri gak seseru yang diharapkan, pemain lawan sering ‘diving’ jadi permainan terhenti terus menerus. Setelah permainan babak pertama selesai, ada beberapa penonton yang datang. Kami sempat berandai-andai, “coba kita beli tiket yang lebih mahal ya, bisa banyak yang kita lihat”, berhubung posisi kami diseberang kelas VIP, pemandangannya serta informasi yang di umumkan tidak masuk dalam jangkauan kami dengan baik.

Ketika babak ke 2 yang seharusnya sudah dimulai, pemain Indonesia sudah menunggu cukup lama dilapangan berumput hijau, para pemain Libya tidak keluar-keluar. Beberapa petugas keamanan dan polisi sempat berlarian menuju ke ruang ganti, tapi mereka kembali lagi ke tempat semula, beberapa saat kemudian terdengar sebuah pengumuman tapi kami tidak bisa mendengar. Petugas keamanan dan polisi kembali berlarian, dan para wasit menuju tengah lapangan. Seketika itu bisa ditebak, ada pengumuman lagi yang tidak bisa kami dengar dan ternyata Indonesia menang WO, kami kembali bingung dan sedikit terkesima. Pasti terjadi sesuatu….Waaah gak seru nih…

Kasian sama yang baru dateng, kami pun ‘beruntung-untung’, untuuung gak jadi beli tiket mahal…

Pengalaman yang mengesankan ;))

cint@

wuiidddiih judulnya aja cadas. Tapi bener kok, CINTA itu gak ada matinya, dan gue selalu menghargainya, juga gue tau gue gak akan ada apa-apanya tanpanya, gue gak akan hidup tanpanya, gue juga gak akan merasa bahagia tanpanya. Didunia yang gue tempatin ini juga gak akan nyaman tanpa kehadiran cinta.

Ngomongin cinta juga gak akan lepas dari pembicaraan tentang hubungan antara laki-laki dan perempuan. Selalu ada aja yang menarik perhatian gue.

Selama ini gue selalu merasa cerita cinta lain bisa membuat gue terkesan, tapi ada satu cerita kisah cinta yang berhasil membuat gue gak hanya terkesan tapi juga membuat gue berpikir keras….seandainya gue bisa berubah menjadi CCTV…hihihihihihihi….

Kenapa gue punya keinginan untuk berubah jadi CCTV, karena dulu gue pengen banget tau apa sih yang dilakukan cowo yang lagi gue suka ketika gue gak ada didekatnya.

Naah keinginan gue semakin besar ketika gue baca tulisan seorang sobat. Gue pengen banget jadi saksi hubungan dalam lakon itu, bukan…bukan karena gue suka ke-vulgar-annya (gue menikmati, lebih tepatnya, hehehe), tapi karena kedalaman perasaannya…

Pengen tau juga? Cek aja!!

Gak jelas!!

Udah berhari-hari ini setiap nganggur dikit, langung aja gue menuju laptop..pulang kerja udah jam setengah 9 malem, mandi, langsung aja buka laptop….masak, makan, eh ambil laptop lagi…sampe aja tidur jam 12.

Kurang tidur, siang yang diniatin mau tidur akhirnya asiik lagi depan laptop, seperti sekarang nih…persis sekarang ini, kudunya gue mau dandan, bentar lagi kondangan, eh malah posting. Sungguh kacau…

Gak bener nih!!

Berbagi

Apapun yang dibagi, yang namanya berbagi selalu menyenangkan. Barang, kesenangan, kesulitan, semua selalu membuat bahagia ketika dibagi.

Beberapa hari terakhir ini banyak sekali yang lagi dibagi-bagi, terutama keluh kesah, yup, disaat yang bersamaan kita tau siapa-siapa saja si penampung yang bisa diandalkan ini…terima kasih yaa.

tyfc

Pertama kali ada temen bilang ‘thank you for calling”, gue langsung ke ge eran, karena gue pikir kok sbegitunya yaa dia ama gue, apalagi saat itu yang ngomong adalah seseorang yang lagi gue suka. Eh, abis itu ada seseorang yang lain lagi yang bilang bgitu dan lagi-lagi gue seneng banget…

Sampai suatu hari dosen gue yang sangat penuh kharisma dan orang yang sangat serius, bilang hal yang sama, ‘thank you for calling’ ,abis itu gue senyum-senyum penuh ke malu an….ternyata oh ternyata…itu adalah bagian dari tata krama yaa….hihihihihihi..jadi bukan berarti….

Tapi..tapi..tapi…beneran lhoo, dua orang pertama yang selalu bilang ‘thank you for calling’, adalah bener dia seneng gue telpon (apa karena gue yang bayar ya…hahahahahaha)…dan demi keikutsertaan gue di dunia internasional, setelah gue terima telpon, gue bilang ‘thank you for calling’. *wink wink*

The Past

My friend wrote this: Do you really think that we should actually keep in touch with the past? ;)

My other friend wrote this: I’ll never encourage people to live in the past. It’s a big no no. However, remembering some sweet memories could make you smile and cheer sometimes. Keeping in touch with past is actually the expression.

I wrote this: Saya besar dari masa lalu, saya tidak lagi hidup dengan masa lalu, saya hanya berusaha menghargai apa yang telah lalu…is it too much?

17an

Hari ini bangsa Indonesia ngerayain ulang tahun proklamasi kemerdekaan yang ke 63. Diluar segala bentuk kesulitan yang dihadapi bangsa ini. Perayaan 17an selalu menarik perhatian. Berbagai perlombaan, pentas seni, hingga pawai ramai diikuti oleh banyak orang. Pengibaran bendera di istana pun tidak pernah luput dari perhatian saya, selama bertahun-tahun.

Tahun ini 17an lumayan berkesan, karena setelah upacara bendera tadi, Indonesia juga terima medali emas pertama di Olimpiade Beijing 2008, saya bangga sekali. Di 17an kali ini tiba-tiba ingatan saya dimasa lalu kembali muncul; saya pernah mengadakan sendiri perlombaan 17an dirumah selama 2 tahun berturut-turut, saya siapkan sendiri semuanya, dari kelengkapan permainan, undangan buat teman-teman yang berpartisipasi sampai dengan hadiah-hadiahnya.

Selain itu, saya adalah penggemar kegiatan baris berbaris sampai dengan paskibraka, hampir semua posisi pernah saya jalani.

Iya, karena saya pernah bercita-cita jadi salah satu pengibar bendera merah putih di istana Negara. Tapi apa boleh buat saya hanya berpengalaman berpartisipasi jadi salah satu anggota paduan suara di istana ;). Kalo pengalaman paskibraka sih hanya dinikmati semasa SD, SMP dan SMA aja, tapi kami dulu waktu SD menang lomba upacara se-DKI lho.

Hari ini juga saya ikutan upacara bendera di kantor mantan pacar saya, tidak terlalu resmi sih keikutsertaan saya, tapi saya menikmatinya. Sampai rumah pun masih bisa menyaksikan pengibaran bendera di TV (kabarnya presiden kita hari juga menjadi kakek, selamat ya Pak :)). Jadi rasanya perayaan 17an kali ini memang sedikit berbeda, dan menurut saya serba pas.

Setiap kali lagu Indonesia Raya dikumandangkan, terutama di penyerahan medali tadi malam, hingga hari ini lagu-lagu kebangsaan dinyanyikan, selalu menggelitik hati. Rasa-rasanya kemerdekaan belum menjadi hak yang terpenuhi bagi bangsa ini.

Penghargaan terhadap bangsa sendiri merupakan salah satu cara saya berjuang buat bangsa Indonesia ini. Terkesan ‘sok’ nasionalis? Gpp ya. Karena, bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawan dan sejarahnya?

Pas

– Baru aja pulang dari makan malem bareng seorang sahabat dan fotografernya :p ..di midplaza Sudirman…menyenangkan, tempatnya ‘gue banget’, makanannya apalagi….sayang, lagi banyak yang gak bisa gue makan…pengen deh kesitu lagi…takoyaki…hmmmm..nyam nyam…sushi….sslllruuupsss…

Walopun kita banyak diem karena menikmati makannya (sebenernya sih karena semuanya udah lelah beraktivitas seharian), tapi semuanya serba pas. Pas tempatnya, pas jamnya, pas harinya, pas makanannya, pas teman-temannya, pas ceritanya, pas situasinya.

– Ceritanya mundur: Harusnya hari ini janjian mau main ke kebun binatang sama anak-anak kecil, eh keinget udah lama banget gak nengokin kakek nenek. Jadi diputuskan gak jadi ke kebun binatang. Ternyata tepat pilihannya, mereka seneng banget kami datang. Setelah itu, iseng-iseng main kerumah temen, jalan kaki, di papar matahari pagi…sekali lagi tepat pilihannya, karena berhasil bikin kejutan kecil-kecilan.

Sore-sore menanti semi final dan final bulutangkis di Olimpiade Beijing 2008, sampe bingung, jadi pergi gak yaaa…..eh lagi-lagi tepat pilihannya, karena setelah ditunggu….’kita’ dapet medali emas lhoooo….saya sampe terharu…saya juga turut mendoakan lhoo…dan abis itu tetap aja bisa pergi, tapi gak ketinggalan permainannya.

Pas banget hari ini semuanya..saya bahagia 😀